Perjanjian Jenewa: Apa yang Disepakati
Pada awal Mei 2026, negosiator AS dan China bertemu di Jenewa dan mengumumkan gencatan senjata 90 hari dalam perang tarif yang telah mengangkat ketegangan perdagangan selama berbulan-bulan. Syarat utama:
AS akan mengurangi tarif pada barang-barang China dari 145% ke 30%. China akan mengurangi tarif balasannya dari 125% ke 10%. Kerangka 90 hari adalah untuk memberikan waktu bagi negosiasi yang lebih komprehensif untuk berlangsung tentang isu-isu struktural yang mendasarinya.
Reaksi pasar bersifat langsung dan dramatis: S&P 500 naik 9,5% dalam tiga hari perdagangan setelah pengumuman. Nasdaq naik 12%. Perusahaan yang paling sensitif terhadap perdagangan — Apple (yang menghasilkan sebagian besar iPhone di China), Nike, Caterpillar — menjadi pemenang terbesar.
Mengapa Pasar Bereaksi Begitu Kuat
Sebelum pengumuman Jenewa, pasar memperkirakan tarif 145% di China sebagai kondisi jangka panjang — bukan krisis sementara. Pada tingkat itu, impor China efektif tidak kompetitif dengan produk AS atau manufaktur alternatif. Perusahaan seperti Apple menghadapi margin squeeze yang serius karena mereka tidak bisa memindahkan seluruh rantai pasokan iPhone mereka keluar dari China dalam 12-18 bulan bahkan jika mereka ingin.
Pengurangan dari 145% ke 30% menghilangkan skenario paling mengganggu yang banyak perusahaan sedang rencanakan. Pada 30%, perdagangan dapat terus berlangsung meskipun kurang efisien. Margin tertekan tapi tidak hancur.
Faktor kedua: pasar sudah didorong turun oleh antisipasi hambatan perdagangan ini. Reli 9,5% sebagian adalah pembalikan dari pesimisme yang berlebihan, bukan hanya respons terhadap berita yang netral.
Tiga Hal yang Terlewat Pasar
1. Tarif 30% Masih Sangat Tinggi Secara Historis Sebelum perang dagang 2018, tarif rata-rata AS pada barang China adalah sekitar 3-4%. Tarif 30% bukan kembali ke normal — ini masih tarif tertinggi pada impor China dalam beberapa dekade. Pasar sedang merayakan pengurangan dari tidak dapat diterima ke sangat tinggi.
Implikasinya: tekanan margin pada perusahaan dengan rantai pasokan China berat tidak hilang — hanya berkurang. Apple masih membayar tarif 30% pada sejumlah besar komponen dan perangkat yang dibuat di China. Biaya itu tidak menghilang; mereka diteruskan ke konsumen (inflasi) atau diserap oleh margin (pendapatan). Hanya lebih sedikit daripada sebelumnya.
2. 90 Hari Adalah Sangat Singkat untuk Keputusan Strategis Perusahaan membutuhkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk merelokasi rantai pasokan secara bermakna. 90 hari gencatan senjata tidak cukup lama untuk menyelesaikan ketidakpastian ini. Jika negosiasi gagal setelah 90 hari, tarif bisa dengan mudah melompat kembali ke 145% — atau lebih tinggi.
Ini menciptakan disinsentif bagi perusahaan untuk membuat investasi rantai pasokan jangka panjang. Mengapa berkomitmen untuk investasi infrastruktur senilai miliaran dolar berdasarkan perjanjian yang mungkin tidak bertahan hingga September?
3. Isu Struktural Tidak Tersentuh Pembicaraan Jenewa tidak menangani masalah mendasar yang mendorong ketegangan perdagangan AS-China: transfer teknologi paksa, subsidi negara untuk perusahaan China, akses pasar asimetris, dan kekhawatiran keamanan national tentang teknologi China dalam infrastruktur kritis. Isu-isu itu tidak dapat diselesaikan dalam 90 hari — membutuhkan bertahun-tahun negosiasi jika pernah.
Konsekuensi: gencatan senjata perdagangan bisa menjadi masa transisi produktif atau jeda sebelum berulang. Apakah itu tergantung pada apakah kedua pihak datang ke meja dengan kemauan nyata untuk membuat konsesi pada isu-isu inti. Catatan sejarah dari putaran sebelumnya negosiasi AS-China tidak terlalu menggembirakan.
Implikasi Portofolio
Saya tidak terburu-buru menambah eksposur China atau nama perdagangan berat setelah reli 9,5%. Alasannya: banyak berita baik sudah dipricing-in oleh reli itu, sementara risikonya tetap nyata.
Apa yang saya lakukan: saya merevisi ke atas estimasi EPS saya untuk beberapa posisi inti (terutama yang memiliki rantai pasokan China) untuk mencerminkan tekanan yang lebih rendah dari yang diperkirakan. Itu mendukung mempertahankan ukuran posisi yang ada daripada mengurangi.
Apa yang akan membuat saya lebih optimis: tanda-tanda bahwa negosiasi 90 hari menghasilkan kemajuan nyata pada isu-isu struktural, atau perpanjangan gencatan senjata dengan syarat-syarat yang lebih menguntungkan. Itu akan mengisyaratkan bahwa de-eskalasi ini bisa menjadi nyata daripada hanya penundaan taktis.
