Opsi·May 19, 2026·7 mnt baca

ADV Opsi Capai 68,6 Juta Kontrak: Sinyal Apa di Balik Volume Rekor Menjelang Expirasi Mei

Price · 12MYahoo Finance ↗

68,6 juta kontrak per hari. Itulah rata-rata volume harian pasar opsi AS di Q1 2026 — rekor baru sepanjang masa, naik 13,6% secara tahunan. Sebelum mengabaikan angka ini sebagai statistik belaka, saya jelaskan mengapa angka ini mengungkapkan sesuatu yang penting tentang struktur pasar dan apa artinya untuk posisi menjelang expirasi Mei.

Rekor dalam Konteks

Pasar opsi telah tumbuh selama satu dekade, tetapi akselerasi 2025 dan 2026 berbeda dalam karakternya. Bukan hanya lebih banyak volume — ini adalah pergeseran struktural dalam siapa yang berdagang dan apa yang diperdagangkan.

Opsi 0DTE — kontrak yang kedaluwarsa pada hari pembeliannya — kini mewakili 45% dari total volume. Setahun lalu angka itu sekitar 35%. Investor ritel telah menemukan expirasi intraday sebagai sarana spekulasi berleverage tinggi.

Ini penting bagi pasar secara keseluruhan karena alasan yang tidak ada hubungannya dengan P&L trader ritel: eksposur gamma.

Risiko Gamma dan Masalah Market Maker

Ketika 45% volume opsi harian kedaluwarsa pada hari yang sama, open interest agregat di berbagai strike menciptakan eksposur gamma yang sangat besar bagi market maker. Mereka berada di sisi lain dari perdagangan 0DTE ritel, mengumpulkan premi dan melakukan delta hedge sepanjang hari.

Delta hedging dalam skala besar bersifat mekanis dan searah. Ketika pasar bergerak ke arah konsentrasi posisi gamma pendek, market maker harus membeli saat rally atau menjual saat penurunan. Ini memperkuat pergerakan.

Expirasi Mei menambah lapisan lagi. Expirasi bulanan dan kuartalan memusatkan open interest dengan cara yang tidak bisa dilakukan 0DTE sendiri. Market maker menghadapi eksposur gamma majemuk, terutama dalam dua hari perdagangan terakhir sebelum expirasi bulanan.

Apa yang Sebenarnya Disinyalkan ADV Rekor

Pertama: ketidakpastian meningkat. Opsi adalah asuransi. Ketika ADV tumbuh 13,6% saat pasar saham di posisi tertinggi sepanjang masa, investor membayar lebih untuk perlindungan. Itu bukan kepuasan bullish — itu eksposur yang dilindungi.

Kedua: spekulasi ritel di puncak siklus. 0DTE di 45% volume bukan manajemen risiko institusional. Ini adalah ritel yang memperdagangkan 0DTE sebagai pengganti taruhan olahraga. Partisipasi ritel yang tinggi dalam opsi adalah sinyal kontrarian.

Ketiga: permintaan hedging institusional meningkat. Di balik kebisingan 0DTE, saya melihat put jangka panjang — tenor 30–90 hari — meningkat secara nominal. Institusi membeli tail hedge dengan volatilitas terimplikasi lebih tinggi dari enam bulan lalu.

Keunggulan Likuiditas

ADV rekor sebenarnya kabar baik untuk eksekusi. Spread bid-ask yang lebih ketat adalah fungsi langsung dari order book yang lebih dalam, memberikan eksekusi 15–20% lebih baik pada spread risiko terdefinisi.

Posisi Saya Menjelang Expirasi Mei

Saya menjual spread risiko terdefinisi — credit spread pada nama dengan IV Rank di atas 60. Saya sepenuhnya menghindari opsi naked. Dinamika gamma berarti pergerakan tak terduga bisa lebih cepat dan lebih besar dari yang diprediksi model volatilitas historis.

68,6 juta bukan sekadar tonggak pasar. Ini adalah peta struktural tentang siapa yang ada di pasar, apa yang mereka takutkan, dan di mana titik tekanan mekanis berada.

— Ruslan Averin, averin.com

A
Ruslan AverinInvestor & Analis Pasar

Menulis tentang alokasi modal, risiko, dan struktur pasar.